Hujan, Siklus Pelayanan Manusia



Hujan mungkin adalah fenomena yang biasa di mata kita, tapi jika kita mau sedikit memikirkan dan menelusuri bagaimana hujan terjadi, kita akan menemukan bahwa hujan adalah peristiwa yang begitu istimewa yang menunjukkan ke Kemahabaikkan Allah. Coba kita pikirkan dan renungkan, aneh tidak ada air yang turun setetes demi setetes dan itu tersebar merata? Seperti dikasih, mengapa tidak diturunkan sekaligus? di satu tempat sekaligus? melainkan satu tetes satu tetes dengan lembut dan di sebarkan secara merata.
                Air hujan yang jatuh akan menyuburkan tanah, sehingga tumbuh-tumbuhan tumbuh, menjadi sumber pangan manusia, entah apa jadinya jika tak ada hujan,tentu tidak ada tumbuhan, tidak ada makanan, dan tidak ada kehidupan manusia. Sinar matahari menguapkan air laut, menjadi awan yang mengandung uap-uap air, angin meniup awan ini ke tempat kita berada, lalu uap air itu mengembun kembali menjadi titik-titik air yang turun ke bawah yang kita kenal sebagai hujan, Air yang berada di tempat kita akan kembali mengalir ke laut melalui sungai, siklus ini terus berputar, terus menurunkan hujan, terus melayani manusia. Kita memakan sumber makanan dari tumbuhan, kita membuang kotoran, hanya bisa membuang kotoran, ada bakteri yang dapat mengurai kotoran kita sehingga dapat bersatu dengan tanah dan menyuburkannya untuk tumbuhan yang akan kembali akan member kita sumber makanan.
                Luasnya laut, benderangnya matahari, indahnya awan, sejuknya angin, hijaunya tetumbuhan, jutaan bakteri, besarnya gunung, semua itu melayani makhluk bernama manusia yang penuh dosa seperti kita ini..wallahua’lam
NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment