Bentuk Keseimbangan


Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para Malaikat: “Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi.” (Al-Baqarah:30)

                Manusia diciptakan Allah untuk memimpin di muka bumi ini, memimpin segala makhluk dan materi yang berada di dalamnya, agar keseimbangan yang telah Tuhan ciptakan tetap terjaga dengan baik. Karena manusia diciptakan untuk menjaga dan mengatur keseimbangan di muka bumi ini, maka manusia adalah penciptaan yang sempurna, manusia adalah makhluk dengan komposisi alam paling sempurna dibanding dengan makhluk-makhluk lain di muka bumi, manusia diberikan akal untuk berpikir, diberi sistem pencernaan yang sempurna untuk mengolah berbagai makanan yang dapat dimakan, baik itu berbentuk daging, maupun berbentuk tumbuhan. Makhluk lain seperti hewan biasanya hanya tergolong sebagai karnivor atau herbivor, tapi manusia adalah omnivor yang mampu mencerna makanan dari alam dalam bentuk daging maupun tumbuhan. Tubuh dan sendi manusia juga diciptakan sempurna, memiliki kemampuan beradaptasi dengan alam, sendi pada jari-jari, kaki, leher, pinggang, dan lainnya memiliki kemampuan luar biasa yang membuat manusia mampu melakukan pekerjaan yang banyak, ditambah dengan kemampuan belajarnya, sendi yang kompleks ini membuat manusia dapat bergerak hebat, rumit, sehingga mampu melakukan pekerjaan yang lebih dibanding makhluk lain. Maka tidak dapat dipungkiri lagi kemampuan luar biasa manusia ini Tuhan berikan agar manusia mampu menjaga dan mengatur alam ini agar seimbang.
                Pada dasarnya, di alam ini, khususnya di planet bumi ini terdapat 4 elemen dasar penyusun, yaitu api, tanah, udara, dan air. Dasar pembentuk manusia adalah tanah, artinya manusia diciptakan dari tanah, tanah yang dirancang dengan sempurna oleh Sang Pencipta. Dalam tubuh manusia juga tentunya terdapat air dalam bentuk tertentu, terdapat udara, dan terdapat api dalam bentuk tertentu. Di bumi ini, 4 elemen dasar ini menciptakan keseimbangan, sehingga alam bergerak dengan harmonis, salah satu bentuk api adalah matahari, tanah adalah tanah, udara adalah angin, dan air adalah hujan, kita dapat melihat interaksi  keseimbangan ke-4 elemen ini dalam siklus hujan, air oleh api(matahari) ter-evaporasi, uap air lalu diantar oleh udara(angin) ke suatu tempat, air turun ke tanah, sehingga tanah menjadi subur, lalu tanah mengantarkan air ini kepada tempat asalnya kembali.  Jika salah satu elemen terganggu, maka akan terjadi suatu ketidanormalan atau fenomena yang merugikan makhluk, misalkan tanah tidak dapat menyerap air dengan baik, maka timbullah bencana banjir, walaupun matahari dan angin telah menjalankan fungsinya dalam menjalankan keseimbangan di muka bumi, jika ada satu hal yang mengganggu perputaran keseimbangan itu, maka keseimbangan itu akan rusak
                Manusia yang dipilih oleh Tuhan untuk memimpin keseimbangan di muka bumi ini, telah dirancang dari 4 komposisi dari bumi ini, yaitu dari tanah, air, udara, dan api, tubuh manusia pun layaknya bumi, membutuhkan ke-4 elemen dasar ini, agar siklus-siklus dalam tubuh bisa berjalan layaknya siklus keseimbangan yang terjadi di bumi. Manusia berasal dari tanah, maka manusia membutuhkan air, baik air minum yang masuk ke dalam tubuh maupun air yang menyentuh langsung di luar tubuh, untuk orang-orang tertentu, mereka meyakini bahwa mereka butuh terkena hujan langsung, alias hujan-hujanan. Manusia yang berasal dari tanah pun membutuhkan tanah itu sendiri, bagaimana cara kita memasukkan tanah ke dalam tubuh? Kita tahu bahwa tumbuhan tumbuh dari tanah, kemudian tumbuhan menghasilkan sayuran dan buah-buahan, maka sayuran dan buah-buahan adalah bentuk lain dari tanah yang Tuhan ciptakan agar tanah dapat masuk kedalam tubuh manusia.  Manusia juga butuh interaksi dengan sinar matahari dan udara segar, agar manusia yang terdiri dari 4 komposisi alam yang saling berinteraksi terjaga keseimbangannya karena berinteraksi dengan 4 komposisi alam penyusunnya yang berada di luar tubuhnya atau berada di alam. Segala bentuk penyakit yang terjadi di tubuh manusia adalah gejala dari ketidakseimbangan yang terjadi, seperti halnya bumi, ketika salah satu komponen, misalkan tanah, terganggu, maka akan ada fenomena alam yang merugikan seperti banjir, begitu juga manusia, jika komponen tanahnya terganggu, dalam hal ini berarti manusia kurang asupan komponen tanah seperti buah-buahan, sayur-sayuran, maka kita tidak akan sehat, bisa timbul suatu penyakit sebagai efek dari ketidakseimbangan. Begitu pula jika kita kekurangan air, kekurangan udara bersih, atau kurang terkena sinar matahari yang sehat, maka tubuh tidak akan baik, bisa timbul berbagai penyakit, sebagai efek dari ketidakseimbangan interaksi antara 4 komponen penyusun itu. Maka jika kita terkena suatu penyakit, itu tidak lain adalah akibat tidak seimbangnya 4 komponen yang berada di tubuh kita. Jika kita terkena suatu penyakit, telitilah kita kekurangan komponen apa, air, tanah, api, atau udara?
                Diharapkan manusia yang ditugaskan untuk menjadi khalifah memiliki keseimbangan dirinya, agar alam semesta yang diciptakan dengan seimbang pada awalnya tetap terjaga keseimbangannya, dimulai dari tubuh manusia sendiri dan pola kehidupannya. Wallahua’lam
NewerStories OlderStories Home

0 comments:

Post a Comment